February 28, 2008

Two Stunning New Jazz Albums

Posted in My Jukebox Review at 3:15 am by qballkubal

 

Gak gampang buat menemukan album jazz yang bagus. Kalo gak jatuh ke pop, gw sering menemukan band yang meng-claim album terbaru mereka bernuansakan jazz padahal ujung- ujungnya funk. Imbasnya, jadi banyak anak- anak muda yang salah kaprah dalam mendefinisikan jazz itu sendiri. Okay, Maliq and The Essentials and Tompi have some jazz influence in their music. But that was only a little, a tiny bit of it. Or like Bali Lounge project which has more although I would call it a new age music. Tapi gw juga ngerti kalo jazz yang berat banget bakal bikin kepala lo pusing dan malah susah buat nikmatinnya.

 

Gw masih ingat momen- momen Jazz event terbaik yang pernah gw alamin di Bandung dulu. Nope, it was not a huge event. Instead, it’s more like an underground concerts. Yang pertama adalah Jazz Statement akhir tahun 2003 yang diadain oleh Common Room di Tobucil jalan Kyai Gede Utama. Ruang tamu yang gak seberapa penuh dengan penonton dan musisi yang jadi satu dalam suasana informal, jadinya bikin akrab kita semua. And the performance? Mantaflah! Puas gw walaupun kok terakhir ya jadi acara clubbing. Event kedua di Hotel Preanger Bandung dan masih oleh Common Room cuman yang ini musisinya lebih banyak dan lebih bervariasi jenis jazz yang ditawarkan oleh para musisinya. Still, acaranya diadain di dalam kafé hotel yang kecil tapi tetep bikin nyaman pas nontonnya. Yang paling mantep pas Syaharani manggung. So close with us that all of us seem chat with her instead of watched her singing.

 

Gw kangen ama musik jazz yang bisa menggambarkan suasana kafe kecil yang kental bau kopi and rokoknya, perhaps like New York or Chicago in the era of Ray Charles. Makanya pas gw nemuin dua album ini gw suenengnya luaaaaar biasaaaa! For you jazz lover, album mereka wajib didengerin.

 

 

Jose James: The Dreamer (2008) and Herbie Hancock-River: The Joni Letters (2007) merupakan dua album yang bisa memberikan pemahaman baru buat generasi muda tentang Jazz. Suara Jose yang berat- berat ringan (bariton cuy!) dan musik yang bukan crossover tapi beneran bonafid Jazz. Dijamin begitu lo dengerin musiknya, pikiran lo bakal di bawa melayang- layang! Nuansa piano, double bass, dan drum berasa banget. Herbie Hancock sebagai sang legendaris Jazz pianist kembali lagi dengan album terbarunya setelah lebih dari 8 tahun (album terakhirnya keluar tahun 1998). Masih dengan studio yang terkenal oleh mainstream bisnisnya di bidang Jazz recording, The Verve, Herbie menawarkan suasana yang berbeda dari Jose, lebih kalem, matang, dan slow pace. Kayak Santana, dalam album ini Herbie berkolaborasi dengan banyak artis seperti Corrine Bailey Rae, Norah Jones, Tina Turner, Louciana Souza, and etc. Album ini memang agak lebih berat daripada Jose dan butuh waktu buat membiasakan diri untuk bisa menikmatinya. Tapi sekalinya udah terbiasa, dijamin lo bakal dengerin terus ampe mampus!

 

Dua album ini cocok didengerin pas baru pulang kerja ato kuliah. Tutup pintu kamar, sediakan headphone and minuman favorit lo dan setel musiknya to the maximum level! Cocok juga kalo lagi strees di lab ato di kantor pas deadline lagi menghadang. A suitable music during your rush time and crisis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: